SEDAHAN ARRA: KANTOR BERSAMA TULANG BAWANG BARAT, LAMPUNG
Building Category
Gedung Pemerintah, Komersil, Lampung, Lanskap, Masterplan, Perencanaan, Proposal Desain, Ruang Publik, Sayembara, Tulang Bawang Barat
Location
Tulang Bawang Barat, Lampung
Area
2 Ha
Year
2020
Team
Ar. Roffi Faturrahman, IAI.
Ar. Muhammad Rofi Kurniawan, S. Ars.
Adhitya Djarot, S. Ars, MUD.
Robiansyah Khatulistiana, S. Ars.
Theodorus Novermbryanto, AMd. Ars.
SAYEMBARA DESAIN KANTOR BERSAMA KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT – LAMPUNG
Competition Entry

Sedahan Arra adalah Proposal Desain Sayembara kawasan Gedung Pemerintah di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, sebagai bagian dari Masterplan Perencanaan terpadu. Perancangan ini tidak hanya berfokus pada fungsi administratif, tetapi juga pada lingkungan kerja yang terbuka, responsif, dan terhubung dengan kebutuhan masyarakat.
Kawasan ini menghadirkan Ruang Publik inklusif untuk memperkuat transparansi, dialog, dan kedekatan antara pemerintah dan warga. Ruang ini menjadikan area pemerintahan tidak tertutup, tetapi bagian dari kehidupan kota yang aktif dan mudah diakses.
Konsep perancangan menggabungkan fungsi birokrasi dengan potensi Komersil dan ruang terbuka hijau. Integrasi ini menciptakan kawasan yang hidup sepanjang hari. Kawasan tidak hanya aktif pada jam kerja, tetapi juga mendukung aktivitas sosial masyarakat di luar kegiatan pemerintahan.
Ruang seperti plaza, koridor pedestrian, taman, dan area duduk komunal dirancang untuk mendorong interaksi sosial. Ruang-ruang ini juga menjadi wadah aspirasi masyarakat Lampung. Aktivitas publik dapat berlangsung lebih alami dan berkelanjutan.
Secara arsitektural, massa bangunan disusun dengan keteraturan dan keterhubungan visual yang jelas. Sirkulasi dibuat mudah dipahami agar pengguna lebih nyaman dalam kawasan Gedung Pemerintah. Prinsip keterbukaan menjadi dasar utama penataan ruang.
Elemen Lanskap dan ruang hijau diintegrasikan untuk meningkatkan kenyamanan termal dan kualitas lingkungan. Vegetasi dan ruang terbuka memperkuat identitas kawasan sebagai ruang publik yang humanis.
Melalui pendekatan ini, Sedahan Arra diharapkan menjadi simbol transformasi pemerintahan di Tulang Bawang Barat. Kawasan ini tidak hanya efisien secara fungsi, tetapi juga inklusif, adaptif, dan berorientasi pada masyarakat.



