NAGARA CARITA: MUSEUM TROWULAN SEJARAH MAJAPAHIT
Building Category
Masterplan, Museum, Perencanaan
Location
Trowulan, Jawa Timur
Area
10 Ha
Year
2025
Team
In Collaboration with
Hikmatyar Aziz Architects
SMAL Visual
Intan Maulida Al Barroh, S.Ark., M.Sc
Faris Ponta Tandanu, S.Tr. Ars.
Sayembara Masterplan Museum Majapahit 2024
Competition Entry

NAGARA CARITA dirancang sebagai museum yang menghidupkan kembali narasi kejayaan Majapahit melalui pengalaman ruang yang imersif dan kontekstual. Berlokasi di kawasan Trowulan yang diyakini sebagai pusat peradaban Majapahit, proyek ini tidak sekadar menjadi ruang pamer artefak, tetapi gerbang perjalanan waktu yang mengantarkan pengunjung menyusuri jejak sejarah Nusantara.
Masterplan disusun dengan pola grid yang kuat dan terukur, merefleksikan keteraturan kosmologis dan sistem tata kota masa lampau. Orientasi kawasan diarahkan ke delapan penjuru mata angin, merujuk pada filosofi mandala serta konektivitas ke titik-titik penting pusat peradaban Majapahit lainnya. Komposisi ini menegaskan hubungan antara arsitektur, lanskap, dan makna simbolik menghadirkan harmoni antara ruang fisik dan nilai historis.
Di dalam kawasan, alur sirkulasi dirancang sebagai perjalanan naratif: dari ruang pengenalan, galeri kejayaan maritim dan politik, hingga ruang refleksi yang menghadirkan nilai-nilai kebijaksanaan peradaban. Elemen material, tekstur bata merah, serta permainan cahaya-bayangan menjadi interpretasi kontemporer dari arsitektur klasik Majapahit.
Selain fungsi museal, masterplan juga mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekitar. Area UMKM disediakan untuk memberdayakan ekonomi lokal, jogging track dan area healing menghadirkan ruang rekreasi yang sehat, sementara kolam detensi berfungsi sebagai infrastruktur ekologis sekaligus elemen lanskap. Spot swafoto dan berbagai aktivitas imersif dirancang untuk menarik generasi muda agar terlibat secara aktif dalam memahami sejarah.
Melalui pendekatan ini, NAGARA CARITA tidak hanya menjadi museum, tetapi ruang hidup yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan menghidupkan kembali spirit Majapahit dalam konteks yang relevan bagi masyarakat modern.
